Paroki Maria Marganingsih Kalasan, DIY Sosialisasi Progam Lingkungan Bersama Rapel.Id

May 28, 2021 / pojoknus
IMG-20210526-WA0081

Pertemuan Rapel.id Bersama Dengan Mitra

POJOK NUSANTARA – JOGJA, Setiap hari sekitar 600 ton sampah yang dibuang oleh warga DIY berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sehingga mengakibatkan TPA mengalami kelebihan kapasitas. Sampah yang tidak tertangani dengan baik akan berdampak pada pencemaran tanah, air tanah, sungai, laut, dan udara,(Kalasan, 25 Mei 2021).

” Sampah sesungguhnya dapat bernilai jika dipilah dan dikelompokkan menurut jenis bahannya. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos, eco enzyme, dan pakan Maggot BSF. Sedangkan sampah anorganik (bahan daur ulang) dapat dipilah, dikumpulkan, dan dikirim ke pabrik daur ulang. Dengan demikian maka sebagian besar sampah dapat berguna dan tidak mencemari lingkungan,”Ujar Christopher Nugroho

Semangat untuk melestarikan lingkungan hendaknya tidak berhenti pada slogan dan gagasan saja, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan berkelanjutan. Gerakan pemilahan dan sedekah sampah anorganik (bahan daur ulang) menjadi salah satu wujud nyata.

Dalam rangka memulai gerakan pemilahan dan sedekah bahan daur ulang, Gereja Paroki Maria Marganingsih Kalasan, Sleman, DIY mengadakan sosialisasi bersama tim Rapel (Rapel.id).

Pertemuan ini dihadiri oleh Rm. Antonius Dadang Hermawan, Pr (Pastor Kepala Paroki), ibu Nasaria Tjahjantini (Kabid Pelayanan Kemasyarakatan Paroki), serta sejumlah pengurus Dewan Paroki dan perwakilan lingkungan. Perwakilan umat yang hadir sangat antusias dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan. Dalam pertemuan yang berlangsung selama 2 jam tersebut juga dibahas sejumlah rencana kerja dan pembagian tugas.

Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut akan dilaksanakan peresmian kerjasama antara Paroki Kalasan dengan Rapel dan penyerahan sarana pemilahan pada tanggal 1 Juni 2021. Rapel akan memberikan pendampingan, pelatihan, dan secara rutin menjemput bahan daur ulang yang telah dikumpulkan. Dalam pelaksanaannya nanti, gerakan ini diharapkan dapat melibatkan sebanyak mungkin umat, relawan, OMK, Pemuda Katolik, serta berbagai pihak dan organisasi terkait.(Tim/PN)

art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

RS Panti Rapih Kelola Sampah Anorganik Bersama Rapel

June 21, 2021

RS Panti Rapih (RSPR) merupakan salah satu rumah sakit terbesar dan tertua di Kota Yogyakarta. Dengan sekitar 1800 staf dan karyawan, berbagai aktifitas di dalam […]

Perkuat UMKM Lokal, Menteri Johnny: Kominfo Percepat Bangun Infrastruktur TIK

June 19, 2021

POJOK NUSANTARA – Labuan Bajo,Pemerintah melakukan pecepatan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk mendorong penguatan branding produk-produk artisan lokal melalui pemanfaatan berbagai platform digital, […]

Tasyakuran Mengawali Pembukaan Kantor & Showroom Rapel Solo

June 18, 2021

Tim Rapel Solo POJOK NUSANTARA – Solo, Pengguna aplikasi Rapel (Rapel.id) dan kolektor di wilayah Solo Raya hingga saat ini cukup banyak dan terus bertambah. […]

Menkominfo: Optimasi Ekonomi Digital, Pemerintah Fasilitasi & Ajak Kolaborasi Ekosistem

June 18, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital secara menyeluruh untuk terwujudnya potensi nilai ekonomi di Indonesia yang lebih baik. Menteri Komunikasi dan […]

Pemuda Katolik Komcab Tegal Laksanakan MAPENTA & MUSKOMCAB

June 17, 2021

POJOK NUSANTARA – TEGAL, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tegal, menggelar Masa penerimaan anggota (Mapenta) sekaligus Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) di Aula Karya Kasih, Gereja Hati […]

ads
ads
ads