IMMALA Kupang Minta Polres Malaka Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Desa Barada

January 21, 2021 / pojoknus
Ketua IMMALA Kupang

POJOK NUSANTARA- Kupang, Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA ) Kupang mempertanyakan proses peyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan pasar tradisional dan Rumah Literasi tahun anggaran 2018 di Desa Barada, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, dan juga berbagai dugaan Kasus Korupsi di Kabupaten Malaka.

” Sejauh ini publik belum mengetahui betul terkait proses penyelidikan kasus dugaan korupsi yang dilaporkan sejak polres defenitif dibawa kepemimpinan AKBP. Albert Neno, SH,” demikian dikatakan Ketua IMMALA Kupang, Yohanes P. A. Manek,pada Selasa (19/1/2021).

Dugaan korupsi di Desa Barada yang dilaporkan masyarakat pada 2 April 2020 lalu, kata Yohanes Manek, hampir berulang tahun di Polres Malaka.

Sejak bulan Mei 2020 lalu, laporan pengaduan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi di Desa Barada sudah di disposisi. Namun, yang disesalkan hingga saat ini belum ada kepastian hukum.

” Kasus dugaan korupsi di Desa Barada perlu dikawal hingga penetapan tersangka, karena masyarakat sangat mengharapkan transparasi atas keuangan, dan proses hukum yang profesional tanpa intervensi dari pihak lain,” tegas Yohanes.

Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA ) Kupang berharap, ujarnya, agar penanganan dugaan kasus Korupsi Desa Barada yang hampir berulang tahun secepatnya ditanggapi serius oleh Polres Malaka sebelum masa jabatan berakhir.

Selain kasus dugaan korupsi Desa Barada, sambung Yoahanes, ada juga berbagai dugaan Korupsi di Kabupaten Malaka. Namun, belum satu pun yang berhasil ditangani.

Ini yang membuat penilaian publik, kata Yohanes, bahwa polres Malaka belum menjalankan Tugasnya dalam Menangani Kasus Dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Malaka.

” Patut diduga ada konspirasi besar dalam mengungkap siapa dalang di balik dugaan korupsi di Kabupaten Malaka,”Juarnya.

Untuk itu, dirinya meminta agar Pihak polres Malaka profesional dalam menangani berbagai dugaan Kasus korupsi di kabupaten Malaka.

” Apabila Polres Malaka tidak secepatnya menangani dugaan korupsi di Malaka, kami sebagai organisasi Kemahasiswaan asal Malaka yang berkedudukan di Kota Kupang akan melakukan konsolidasi besar-besaran untuk bertemu pihak Polres Malaka,”tegasnya.

Hal senada disampaikan mantan Ketua IMMALA Kupang, Alfred Dominggus Klau,SH di sela diskusi mengatakan, dirinya mendukung penuh IMMALA Kupang mengawal setiap dugaan korupsi di Malaka.

“Ini pilihan yang tepat bagi kaum intelek untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Keberpihakan mahasiswa yang menyebut diri aktivis harus responsif terhadap persoalan sosial masyarakat,”kata Alfred Fakultas Hukum UKW itu.

Alfred, yang juga pernah calon anggota dewan Malaka dari ini menegaskan Kepada Ketua Umum Immala, dan pengurus untuk lebih aktif mengadvokasi persoalan sosial di Malaka.” Roh perjuangan organisasi harus geram melihat penindasan,”ujarnya.(TIM/PN)

Posted in
art1

Jangan Lewatkan

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Menteri Johnny: Tidak Mudik, Tak Kurangi Nilai Silaturahmi

May 17, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan lebaran digital keren dan tidak mengurangi nilai silaturahmi. Bahkan dengan berlebaran secara virtual […]

Harapan Masyarakat Botin Leobele Untuk Bupati & Wakil Bupati Malaka

May 16, 2021

POJOK NUSANTARA – Betun, Keluarga besar Kecamatan Botin Leobele mengucapkan selamat atas pelantikan bupati dan wakil bupati Malaka harapan masyarakat akan perubahan akan terjawab setelah […]

Pemuda Elim Kupang Lakukan Penghijauan Di Desa Oelpuah

May 15, 2021

Pemuda Elim Lasiana Kupang Bersama Masyarakat Desa Oelpuah POJOK NUSANTARA- Oelamasi, Pemuda-pemudi GMIT Jemaat Elim Lasiana (Jellas), Kota Kupang kembali melaksankan program kerja di awal […]

Data Monitor Tunjukkan Kasus Covid 19 Di Kota Kupang Tetap Meningkat

May 15, 2021

POJOK NUSANTARA – Kupang,Perkembangan kenaikan kasus Covid 19 telah mencapai ribuan kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan wilayah paling tinggi kasus terbanyak berada di […]

Pemprov Jabar Putarbalik 22 Ribu Kendaraan Pemudik

May 13, 2021

POJOK NUSANTARA -KOTA BANDUNG, Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar balik 22.000 kendaraan kembali ke […]

ads
ads
ads