ARAKSI Serahkan Laporan Dugaan Korupsi Enam Desa Di Kabupaten Malaka

July 31, 2021 / pojoknus
IMG_20210801_014618

POJOK NUSANTARA – Betun, Aliansi rakyat anti korupsi Indonesia( ARAKSI ) NTT menyerahkan laporan dugaan penyelewengan dana desa kepada kejaksaan negeri( KEJARI) Belu untuk di tindak lanjuti. Laporan dugaan penyelewengan anggaran terdapat di 6 desa di Malaka yakni desa Oenaek, Uabau, Bisesmus, Kapitan Meo, Nauke Kusa dan Naisau.

“Hari kita laporkan 6 kepala desa di Malaka atas temuan investigasi Arkasi NTT selama satu minggu di Malaka. Temuan kerugian negara setiap desa sangat spektakuler sehingga Araksi NTT komitmen mengawal kasus ini sampai tuntas,” ucap ketua Araksi NTT, Alfred Baun, S.H pada Senin(26/7/2021) usai menyerahkan laporan dugaan penyelewengan keuangan negara.

Dikatakan Alfred dari 6 desa tersebut dengan temuan yang variatif. Desa Oenaek 790 juta, desa Bisesmus 1,8 Miliar Uabau 800 juta Naisau 800 juta Kapitan Meo 1, 5 Miliar dan Nauke Kusa 1, 2 Miliar.

“Kita berharap agar kasus ini segera di gelar dan panggil para terduga untuk diperiksa agar memberikan efekjera untuk pejabat lainnya di lingkup Kabupaten Malaka,”tegas Alfred Baun

Sementara itu, Kapidsus Kejari Belu, Michael A. F. Tambunan, S.H, di ruang kerjanya, Senin(26/7/2021) mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada Araksi NTT yang sudah membantu aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi.Kita bersyukur ada LSM seperti Araksi yang mau membantu kita

“Hari ini kita terima laporan dari teman – teman Araksi dan siap di tindaklanjuti sesuai perintah undang – undang tipidkor. Mohon bersabar menunggu waktu Akan segera kita disposisi dan panggil terduga untuk di periksa,”tegas Michael

Dikatakan Michael, nanti akan di tela’ah dan tindak lanjuti. Waktu tidak lama untuk itu mohon bersabar nanti di kordinasikan terkait perkembangannya

Dikatakan Kapidsus, harus melihat anggaran yang di keluarkan untuk proses kegiatannya seprti apa? Dan kita juga harus berpikir bagaimana menutupi kebocoran kerugian negara. Kitaberpikir untuk memenjarakan orang justeru negara lebih rugi.

Menurut, Michael pemikiran hanya untuk memenjarakan orang harus di rubah. Kita berpikir untuk menutupi kerugian negara dengan mengembalikan temuan kerugian negara dan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa resiko dari perilaku koruptif itu akan menyengsarakan pelaku korupsi.(Tim/PN)

Posted in ,
art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Gelar Diskusi Panel,FPMI Ajak Ratusan Anak Muda Bahas UU TPKS

November 26, 2022

Virtual, Dalam rangka memperingati 16 hari aktivisme melawan kekerasan berbasis gender, Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) menggelar diskusi panel secara virtual yang bertemakan “Kolaborasi Multi […]

Resmikan Irigasi, Jacki Uly Disambut Hangat Masyarakat Desa Baumata

November 26, 2022

Anggota DPR RI, Drs.Jacki Uly.,M.H foto bersama masyarakat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Serta Petani Desa Baumata Oelamasi, Anggota DPR RI, Drs. Jacki Uly., M.H […]

Jacki Uly Minta Masyarakat Kota Kupang Pegang Teguh Empat Pilar Kebangsaan

November 24, 2022

Kupang, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kembali dilaksanakan oleh Anggota MPR RI dari Fraksi NasDem, Drs. Y. Jacki Uly M.H pada hari Kamis, 03 November 2022. […]

Forum Politisi Muda Indonesia Dideklarasikan, Dorong Afirmatif Action Untuk Pemuda

September 18, 2022

Koordinator dan Presidium Nasional FPMI JAKARTA– Puluhan anak muda dari berbagai daerah dan lintas parpol yang berbeda resmi membentuk Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI). Deklarasi […]

Jacki Uly Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Soal Tenun Ikat

September 17, 2022

Anggota Komisi III DPR RI, Drs. Y. Jacki Uly saat melakukan Kundapil Kupang, Drs. Y. Jacki Uly., M. H selaku Anggota DPR Komisi III dari […]

ads
ads
ads