Diduga Peristiwa Kematian Antoneta Selan Tak Wajar, Kapolres TTS Diminta Usut Tuntas

July 16, 2021 / pojoknus
IMG-20210712-WA0085

POJOK NUSANTARA – Soe, Warga Desa Hoineno, Kecamatan Nunkolo dan sekitarnya, pada beberapa waktu lalu di hebohkan dengan kematian Anthoneta Selan (43) yang juga merupakan Warga desa Hoineno.

Dengan demikian, ini membuat warga setempat dan keluarga korban menduga kuat adanya tindak pidana kejahatan dibalik kematian AS, karena jenazah saat di antar oleh pihak Rumah sakit (RS) Boking tanpa adanya informasi atau keterangana terkait penyebab kematian korban.

Kepada media ini, kamis, (10/7/2021), salah satu Keluarga Korban, Joni Selan menjelaskan, awalnya almarhuma tersebut dijemput oleh seorang pria (SB) pada hari Kamis, (24/6/2021) Pukul Dua siang, dengan tujuan ke Puskesmas Nunkolo, Namun tak disangka oleh keluarga, pada selasa, (29/6/2021), Anthoneta Selan yang merupakan saudari kandungnya, diantar kembali dikediamannya dalam keadaan tak bernyawa oleh petugas Rumah Sakit.

Informasi ini di benarkan oleh pengakuan Keluarga korban lainnya, Aris Nomleni,

“Benar, korban dijemput oleh seorang tukang ojek bernama Seprianus betty alias Semy. Anehnya ketika korban diantar pulang oleh petugas rumah sakit Pratama Boking sudah dalam keadaan mayat dengan busana sudah tidak sama dengan sebelumnya.

Menurut anak korban, Adi Tanaem, bahwa, korban berpamitan keluar dari rumah dan berpesan kalau om Semy mau antar ke Pukesmas Nunkolo untuk menjenguk seseorang yang sedang sakit, entah siapa?,

“Pesan yang disampaikan (Korban) kalau om Semy ada telpon ke mama katanya mau diantar ke Puskesmas karena ada keluarga sedang sakit, ini benar pesan mama sebelum berangkat ke Puskesmas Nunkolo,” jelas anak korban kepada media.

Hingga berita ini diturunkan, misteri kematian korban masih dalam balutan tanya oleh pihak keluarga korban, terkait faktor penyebab kematian korban, yang diduga kuat tidak wajar, sekalipun kasus ini sudah dilaporkan ke Polres TTS Sesuai Laporan Polisi Nomor : STTLP/ B / 170 / VII /2021/SPKT. POLRES TTS.POLDA NTT.

Keluarga besar Nomleni kepada media ini meminta agar proses Hukum kasus ini harus transparan, profesional, dan Akuntabel serta tidak berat sebelah.

Salah satu tim kuasa Hukum Zet Missa, SH.dari Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT( LBH- S NTT) pihaknya akan terus mengawal kasus ini, mulai dari laporan polisi sampai proses hukum berjalan lancar, guna mengungkap fakta dibalik misteri kematian korban tersebut.

“Kami siap mengawal kasus ini, hingga mendapatkan proses hukum sehingga mendapatkan kepastian Bujuk. “Tegas Zet,(Fisel/PN)

Posted in ,
art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Sejumlah SMP & SMA Di Jakarta Apresiasi Vaksinasi Yang Diadakan Partai NasDem

July 28, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Hari ke – 25 Partai NasDem bantu pemerintah mengadakan vaksinasi gratis di lima titik DKI Jakarta, Sejumlah Sekolah baik Sekolah Menengah […]

Menkominfo Apresiasi Windy Cantika Rebut Medali Pertama Bagi Indonesia

July 27, 2021

Atlet Angkat Besi, Windy Cantika Aisah POJOK NUSANTARA – Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi atlet angkat besi, Windy Cantika Aisah, yang […]

Gubernur Jateng Pastikan Masyarakat Terima Bansos Disaat PPKM Darurat Diberlakukan

July 27, 2021

Gubernur Jawa Tengah (Foto:Humas Jateng) POJOK NUSANTARA – Semarang, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta semua pihak memastikan bantuan sosial untuk masyarakat segera disalurkan menyusul […]

Presiden Jokowi: PPKM Level 4 Dilanjutkan, Menyesuaikan Di Sejumlah Sektor

July 27, 2021

POJOK NUSANTARA -Jakarta, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 […]

Kasatreskrim Polres Malaka: Terkait Laporan Wartawan SI Sedang Berproses

July 26, 2021

Kasatreskrim Polres Malaka, Iptu Jamari, S.H., M.H POJOK NUSANTARA – Betun, Kasus kekerasan terhadap Araksi NTT dan penghinaan serta menghalang – halangi tugas jurnalis oleh […]

ads
ads
ads