Tim Hukum:Desak Polda NTT Segera Memanggil Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan GardaMalaka.com

banner 160x600
banner 468x60

Tim Kuasa Hukum Gardamalaka.com

POJOK - NUSANTARA, Betun.Kasus pengeroyokan terhadap wartawan media online Gardamalaka.com Yohanes Seran Bria alias bojes Seran kini sudah di limpahkan dari polres Malaka ke Polda Nusa Tenggara Timur yang sudah tetapkan tiga orang tersangka sejak tanggal 21 Oktober Oleh polres Malaka melalui reskrim

Tim kuasa hukum media gardamalaka.com, Yulianus Bria Nahak S.H.,M.H menyatakan keanehan dari polres Malaka yang belum tahan ketiga orang tersangka yakni: Raymundus Seran Klau (RSK) Anggota DPRD Malaka Fraksi Golkar Sergius Fransiskus Klau (SFK) ketua PAC Malaka Barat Partai Golkar dan Yohanes Seran (YS) Anggota AMPG

" Ini yang menjadi pertanyaan publik ada apa ? sehingga Polres Malaka tidak panggil dan tahan ketiga tersangka sedangkan semua alat bukti sudah lengkap,sampai kasus pengeroyokan wartawan di desa Haitimuk harus di ambil alih oleh Polda NTT" Ujarnya

Lebih lanjut, Yulianus Bria Nahak S.H.,M.H menyatakan berdasarkan surat SP2HP tertanggal 03 Nopember 2020 yang dikeluarkan oleh Penyidik Polres Malaka, dengan hasil penelitian perkara pengeroyokan tersebut Polres Malaka telah melimpahkan perkara ini kepada Polda Nusa Tenggara Timur.

" Dengan adanya pelimpahan perkara tersebut kami minta agar Polda Nusa Tenggara Segera memanggil Tersangka.Sudah sangat jelas perkara ini tidak bisa ditanggani oleh Polres Malaka dan Polres Malaka beralasan bahwa perkara ini bertentantangan dengan jalannya Pilkada di Kabupaten Malaka sehingga perkara ini harus dilimpahkan kepada Polda Nusa Tenggara Timur.

Menurut yulianus, alasan Polres Malaka tidak tepat karena ketiga tersangka tersebut bukan merupakan Calon Bupati dan Wakil Bupati jadi tidak ada kaitannya dengan Pilkada.

Perkara ini merupakan Perkara Tindak Pidana Umum, apabila Polres Malaka mencampuri perkara ini dengan pilkada maka menurut kami Polres Malaka bukan merupakan Penegak Hukum yang netral dalam menjalankan kewenangannya sebagai pengayom masyarakat.

Perlu kami tegaskan bahwa seorang Wartawan/Jurnalis yang menjalankan tugas dan fungsinya hal itu itu dilindungi oleh Undang-Undang Pers, dan perlu kami tegaskan lagi bahwa didalam
Kemerdekaan pers adalah milik masyarakat yang berdaulat,

Wartawan adalah sekolompok warga Negera yang menjalankan profesinya
memenuhi hak asasi masyarakat berekspresi dan memperoleh informasi
untuk mengembangkan diri dan lingkungan sosialnya sebagaimana di jamin oleh Pasal 28 F UUD 1945 , tanpa kemerdekaan pers, hak asasi untuk
memperoleh informasi dan berkomunikasi tidak akan pernah ada, tanpa Pers.(Tim/PN)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Tim Hukum:Desak Polda NTT Segera Memanggil Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan GardaMalaka.com"