Kominfo Blokir Situs TikTok Cash Akibat Langgar Ketentuan OJK

February 13, 2021 / pojoknus
22-18-09-kominfo-jubir-kominfo-dedi-permadi-rilis-indeks-literasi-

POJOK NUSANTARA-Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan pemblokiran atas situs Tiktokcash, yang menjanjikan uang setelah menonton video di platform TikTok. Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menyatakan pemblokiran itu dilakukan sesuai permintaan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Betul, Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs tiktokecash.com hari ini, sesuai dengan permintaan resmi dari OJK perihal kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin,” ujarnya di Jakarta, Rabu (10/02/2021).

Menurut Jubir Kementerian Kominfo pemblokiran itu tidak hanya untuk situs, tetapi juga mencakup media sosial yang terafiliasi ke situs itu. “Media sosial TikTok Cash juga sedang dalam proses blokir,” tegasnya.

Pemblokiran dilakukan karena situs itu melakukan transaksi elektronik yang melanggar hukum. “Alasan pemblokiran sebagai transaksi elektronik yang melanggar hukum,” jelas Dedy Permadi.

Kasus TikTok Cash ditangani oleh Satgas Waspada Investasi yang beranggotakan 13 kementerian/lembaga. Situs itu melakukan kegiatan pemberian reward kepada anggotanya yang melakukan follow, like, dan menonton video TikTok. Bahkan, untuk menjadi anggota di platform tersebut, seseorang harus membayar biaya yang bervariasi tergantung tingkat keanggotaannya.

TikTok Cash menerapkan sistem di mana pengguna harus mengundang orang lain untuk ikut bergabung agar dapat meningkatkan keuntungan. Kemudian, saldo sejumlah tertentu bisa dicairkan ke rekening bank pengguna.

Konsep TikTok Cash juga sama dengan Vtube yang telah dinyatakan Satgas Waspada Investasi OJK, sebagai entitas investasi ilegal. Vtube menjanjikan penghasilan mulai Rp 200 ribu hingga jutaan rupiah per bulan hanya dengan menonton tayangan iklan video selama 5-10 menit per hari.

Sejak tahun 2016, Tim AIS Kementerian Kominfo telah melakukan penanganan terhadap 1.427 website investasi dan forex ilegal. Dengan rincian sebanyak 20 website pada tahun 2016, 103 website tahun 2017, dan 141 website pada tahun 2018. Selanjutnya 221 website pada tahun 2019, pada tahun 2020 sebanyak 878 website dan mulai 1 Januari s.d. 11 Februari 2021 sebanyak 64 website.(HMS/KOMINFO)

Posted in
art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Desa Siru Gelar Musrembangdes

February 23, 2021

Situasi Musrembangdes POJOK NUSANTARA-Labuan Bank,Pemerintah Desa Siru, Kec. Lembor, Kab. Manggarai Barat, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), untuk tahun rencana 2022.(08/02/2022). Camat Lembor, yang […]

GMIT Klasis Sabu Timur Himbau Warga Sabu Jaga Ketertiban & Kondusifitas Hingga Pelantikan Bupati Nanti

February 20, 2021

POJOK NUSANTARA-Sabu, Gereja Mahsei Injili di Timor (GMIT) mengajak masyarakat Sabu Raijua agar selalu menjaga kemananan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) pasca pelaksanaan pemilihan Bupati dan […]

Pendistribusian 1000 Sembako Presiden RI Kepada Masyarakat Disekitar Waduk NAPUN GETE

February 20, 2021

POJOK NUSANTARA- Maumere,Bertempat di Lapangan Makodim 1603/Sikka Jln. Jend. Ahmad Yani Kel. Waioti Kec. Alok Timur Kab. Sikka, telah dilangsungkanya apel persiapan pembagian bantuan presiden […]

Kodim 1613/SB Membagikan Bantuan Sembako Presiden RI

February 19, 2021

Pembagian Sembako Dimasyarakat POJOK NUSANTARA-Waikabubak, Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Czi Irawan Agung Wibowo,S.T,M.Tr(Han) bersama Polres Sumba Barat beserta Ketua dan Pengurus Persit Koorcab XVIII Kodim […]

Danrem 161/Wira Sakti ikuti Rapim TNI Tahun 2021

February 19, 2021

POJOK NUSANTARA- Kupang,Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2021 secara virtual, Selasa (16/02/2021) di Ruang Rapat Mako […]

ads
ads
ads