Masyarakat Malaka Tengah : Paslon “SAKTI” Bisa Buat Pembangunan Merata Di Seluruh Malaka

banner 160x600
banner 468x60

Masyarakat Pendukung Simon Nahak & Kim Taolin

POJOK - NUSANTARA, Betun.Pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH berpasangan dengan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT memiliki keistimewaan di mata warga Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten.

Warga Malaka Tengah di Aintasi-Bolan mengemukakan alasan memilih Paket SN-KT di sela-sela kampanye Paket SN-KT di Dusun Lalor Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah, Minggu (25/10/20).

Warga Kecamatan Malaka Tengah, Servasius Klau kepada wartawan usai kampanye Paket SN-KT di Desa Fahiluka, Minggu (25/10/20) mengatakan Paket SN-KT punya kekhasan dari paket lain di Pilkada Malaka. SN, calon bupati (cabup) asal daerah pemilihan (dapil) dua Malaka berdomisili di Dapil Satu Malaka. Sedangkan calon wakil bupati (cawabup), Kim Taolin asal Dapil 3 Malaka juga berdomisili di Dapil 1 Malaka.

Servasius mengemukakan keistimawaan Paket SN-KT karena tidak ada rumah jabatan (rujab) yang ditempati bupati maupun pejabat sementara bupati hingga saat ini. “Kami harap, pak bupati dan pak wakil bupati setelah terpilih, tinggal di Malaka Tengah supaya kami mau bertemu tidak susah,” kata Servasius.

Mantan Politisi Partai NasDem, Yosep Ama Bere Seran dalam kata penyambutannya mengatakan Paket SN-KT, dua calon pemimpin yang populis. “Pak Simon dan Pak Kim mengenal dan dikenal masyarakat. Bagaimana kita memilih pemimpin setelah itu tidak datang. Ini tidak bisa,” kata Yosep disambut tepuk tangan hadirin.

Dikatakan, warga Aintasi akan memilih pemimpin yang tepat untuk menjamin pembangunan yang merata dan adil bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malaka. “Dan itu, pak Simon dan pak Kim,” tandas Yosep.

Cawabup, Kim Taolin dalam orasi politiknya mengatakan sejelek apapun rumah kediaman yang sudah ditempati selama ini beralamat di Kecamatan Malaka Tengah. “Rumah saya di Tubaki dan bapak Simon punya rumah di Weleun. Sangat dekat dengan bapak-mama. Pintu rumah selalu terbuka bagi bapak-mama,” jelas Cawabup Kim Taolin.

Demi kepentingan masyarakat, kata Cawabup Kim Taolin bersama Cabup Simom tidak akan menyewakan rumah pribadi. Anggaran sewa rumah sebaiknya dipakai untuk mendukung program pembangunan agar masyarakat bisa sejahtera.

Cabup Simon dalam orasinya mengatakan tetap mempertahankan lokasi pembangunan Kantor Bupati Malaka, rujab dan gedung perkantoran di wilayah Kecamatan Malaka Tengah sesuai undang-undang pemekeran daerah otonom baru Kabupaten Malaka.

Simon mengemukakan pendapatnya berdasarkan alasan tidak ada satu gedung perkantoran Kabupaten Malaka dibangun hingga saat ini. Pusat pemerintahan harus dibangun di Kecamatan Malaka Tengah.

Kedua, kata Cabup Simon ada isu terkait rencana pemindahan pusat pemerintahan ke wilayah kecamatan lain. Mudah-mudahan isu tidak benar, karena pemindahan pusat pemerintahan seperti yang diisukan menyalahi aturan. Itulah sebabnya, Paket SN-KT tetap mempertahankan pusat pemerintahan dan pembangunan gedung-gedung perkantoran untuk pelayanan yang efektif dan efesien sesuai undang-undang yang sudah ditetapkan.

Selain itu, sama halnya dengan warga Kecamatan Wewiku, warga Malaka Tengah menaruh simpati dan memilih SN-KT karena program SAKTI ala kepemimpinan Paket SN-KT lima tahun ke depan. Program SAKTI begitu sederhana dan tidak muluk-muluk untuk dilaksanakan. (PN)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Masyarakat Malaka Tengah : Paslon “SAKTI” Bisa Buat Pembangunan Merata Di Seluruh Malaka"