Pemprov Jabar Bersama Kemenkes Gelar Vaksinasi Secara Masif

February 5, 2021 / pojoknus
berita_1612012307

POJOK NUSANTARA- Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Kesehatan menggelar vaksinasi Covid-19 secara masif bagi tenaga kesehatan (nakes) di Poltekkes Kemenkes, Kota Bandung, Sabtu (30/1/2021).

Selain di Poltekkes Kemenkes Bandung, vaksinasi Covid-19 secara masif dilakukan serentak di dua puluh satu rumah sakit yang tersebar di Jawa Barat. Adapun sasaran vaksinasi Covid-19 secara masif kali ini mencapai 2.300 nakes.

Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Poltekkes Kemenkes Bandung. Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sudah berjalan baik.

“Saya rasa manajemennya sudah baik. Mulai dari registrasi sampai dengan penyuntikan vaksin Covid-19. Kami sudah cek,” kata Setiawan.

Setiawan berharap dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara masif, realisasi vaksinasi Covid-19 di Jabar dapat seratus persen dan waktu pelaksanaan dapat dipercepat.

Pada tahap I termin I, Jabar mendapat alokasi 97.080 dosis vaksin COVID-19 untuk tujuh daerah dari pemerintah pusat. Sedangkan pada tahap I termin II, Jabar menerima sekitar 253 ribu dosis untuk dua puluh tujuh kabupaten/kota.

“Ini salah satu upaya kita untuk mengakselerasi vaksinasi Covid-19 bagi nakes dengan cara gebyar vaksinasi,” ucapnya.

Setiawan menegaskan, vaksinasi Covid-19 bagi nakes harus berjalan optimal. Jika hal itu terealisasi, vaksinasi Covid-19 tahap selanjutnya akan berlangsung sesuai rencana.

“Maka dengan langkah-langkah di atas diharapkan (vaksinasi) untuk nakes cepat selesai,” tuturnya.

Setiawan pun mengatakan, pendaftaran vaksinasi bagi nakes bisa dilakukan lewat link bit.ly/vaksinasinakes.

Selain itu, menurut Setiawan, nakes yang tidak lolos proses skrining atau penapisan karena tensi darah tinggi, diberi kesempatan beberapa jam untuk beristirahat. Jika tensi darah masih tinggi, nakes dapat kembali datang ke tempat pelayanan vaksinasi COVID-19 pada esok harinya.

“Ketika vaksinasi tensi saya sekitar seratus lima puluhan. Kemudian saya beristirahat, kemudian Alhamdulillah tensi turun dan bisa melaksanakan vaksinasi. Saya harap di sini pun sama, bisa ditunggu sampai sore kalau tidak besoknya lagi,” ucapnya.

Setiawan menjelaskan bahwa untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merencanakan vaksinasi door to door, apalagi untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity, Jabar harus menyuntik vaksin Covid-19 kepada tujuh puluh persen penduduk atau tiga puluh enam juta warga.

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar

art1

Jangan Lewatkan

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Menteri Johnny: Tidak Mudik, Tak Kurangi Nilai Silaturahmi

May 17, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan lebaran digital keren dan tidak mengurangi nilai silaturahmi. Bahkan dengan berlebaran secara virtual […]

Harapan Masyarakat Botin Leobele Untuk Bupati & Wakil Bupati Malaka

May 16, 2021

POJOK NUSANTARA – Betun, Keluarga besar Kecamatan Botin Leobele mengucapkan selamat atas pelantikan bupati dan wakil bupati Malaka harapan masyarakat akan perubahan akan terjawab setelah […]

Pemuda Elim Kupang Lakukan Penghijauan Di Desa Oelpuah

May 15, 2021

Pemuda Elim Lasiana Kupang Bersama Masyarakat Desa Oelpuah POJOK NUSANTARA- Oelamasi, Pemuda-pemudi GMIT Jemaat Elim Lasiana (Jellas), Kota Kupang kembali melaksankan program kerja di awal […]

Data Monitor Tunjukkan Kasus Covid 19 Di Kota Kupang Tetap Meningkat

May 15, 2021

POJOK NUSANTARA – Kupang,Perkembangan kenaikan kasus Covid 19 telah mencapai ribuan kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan wilayah paling tinggi kasus terbanyak berada di […]

Pemprov Jabar Putarbalik 22 Ribu Kendaraan Pemudik

May 13, 2021

POJOK NUSANTARA -KOTA BANDUNG, Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar balik 22.000 kendaraan kembali ke […]

ads
ads
ads