Model Pelaksanaan Vaksinasi Covid19 Massal Di Laksanakan Di Istora Senayan

February 7, 2021 / pojoknus
20210204_091619-750x536

Situasi Vaksinasi Massal Oleh Kemenkes RI

POJOK NUSANTARA-Jakarta, Kementerian Kesehatan(Kemenkes) melakukan inisiasi vaksinasi COVID-19 secara massal di Istora Senayan, Jakarta, pada Kamis (Kamis,4/2/2021).Vaksinasi tersebut akan menjadi model pelaksanaan vaksinasi di wilayah lain.

Pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Induk BUMN farmasi PT Biofarma (Persero).

Ada 27 Puskesmas se Provinsi DKI Jakarta yang dilibatkan dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini. Vaksinasi massal ini untuk penyuntikan dosis pertama Sinovac.Tenaga kesehatan yang terpilih untuk divaksinasi telah mendapatkan email konfirmasi sebelumnya dan diberitahukan tempat serta jam kehadiran.

Peserta vaksinasi massal ini adalah untuk nakes yang belum pernah divaksin COVID-19, belum pernah terkonfirmasi Covid-19, berusia 19-59 tahun, dan lolos pemeriksaan kesehatan di lokasi penyuntikan.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS mengatakan bahwa
“vaksinasi massal ini dipersiapkan untuk memperlancar tenaga kesehatan di DKI supaya mendapatkan akses terhadap vaksinasi.Apalagi informasi yang beredar sulit registrasi, sulit mendapatkan kesempatan, kita siapkan di sini,”Ujarnya.

Sebelumnya vaksinasi telah dilakukan di Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, di Sabuga ITB Bandung, dan di Gedung Grahadi Surabaya semuanya berhasil.

Sejauh pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal hasil observasi tidak ditemukan gejala berat. Namun penyelenggara vaksinasi massal tetap menyiapkan tenaga dokter dan peralatan medis di ruang darurat KIPI semacam ICU mini.

Maxi menuturkan, pelaksanaan vaksinasi massal ini sekaligus persiapan untuk melakukan vaksinasi dengan jumlah peserta yang lebih besar pada tahap berikutnya yang diharapkan dapat selesai pada akhir April 2021 mendatang.

“Ini sekaligus latihan kita untuk melakukan vaksinasi secara massal seperti ini untuk mengantisipasi vaksinasi tahap berikut untuk (tenaga) pelayanan publik yang jumlahnya ada 18 juta supaya kita terbiasa,” ujarnya.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2).

Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat – Kemenkes RI

Posted in
art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Menteri Johnny: Tidak Mudik, Tak Kurangi Nilai Silaturahmi

May 17, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan lebaran digital keren dan tidak mengurangi nilai silaturahmi. Bahkan dengan berlebaran secara virtual […]

Harapan Masyarakat Botin Leobele Untuk Bupati & Wakil Bupati Malaka

May 16, 2021

POJOK NUSANTARA – Betun, Keluarga besar Kecamatan Botin Leobele mengucapkan selamat atas pelantikan bupati dan wakil bupati Malaka harapan masyarakat akan perubahan akan terjawab setelah […]

Pemuda Elim Kupang Lakukan Penghijauan Di Desa Oelpuah

May 15, 2021

Pemuda Elim Lasiana Kupang Bersama Masyarakat Desa Oelpuah POJOK NUSANTARA- Oelamasi, Pemuda-pemudi GMIT Jemaat Elim Lasiana (Jellas), Kota Kupang kembali melaksankan program kerja di awal […]

Data Monitor Tunjukkan Kasus Covid 19 Di Kota Kupang Tetap Meningkat

May 15, 2021

POJOK NUSANTARA – Kupang,Perkembangan kenaikan kasus Covid 19 telah mencapai ribuan kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan wilayah paling tinggi kasus terbanyak berada di […]

Pemprov Jabar Putarbalik 22 Ribu Kendaraan Pemudik

May 13, 2021

POJOK NUSANTARA -KOTA BANDUNG, Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar balik 22.000 kendaraan kembali ke […]

ads
ads
ads