Gubernur Jateng : Curah Hujan Tinggi, Semua Wilayah Wajib Siaga Satu

February 9, 2021 / pojoknus
FB_IMG_16128558129624077

Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

POJOK NUSANTARA-Semarang,Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh wilayah di daerahnya untuk siaga satu. Hal itu menyusul sejumlah daerah di Jawa Tengah yang terendam banjir, dikarenakan curah hujan yang tinggi pada Sabtu (6/2/2021).

“Banjir yang terjadi hari ini, dari laporan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) dikarenakan kondisi curah hujan yang ekstrem. Terjadi di beberapa daerah, khususnya Kota Semarang, maka saya minta BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) siaga, masyarakat serta tempat pengungsian disiapkan termasuk logistik semua dipastikan aman,” kata Ganjar di rumah dinasnya.

Ganjar mengingatkan semua kepala daerah untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi. Sebab, menurut prakiraan BMKG, cuaca ekstrem akan terjadi selama seminggu.

“Kita harus siaga terus menerus, karena BMKG mengingatkan setidaknya kurang lebih seminggu ini kita harus siaga terus menerus karena cuaca ekstrem,” terang Ganjar.

Ganjar juga meminta semua daerah mengutamakan keselamatan masyarakat. Terutama yang tinggal di daerah rawan, harus segera diungsikan.

Sampai saat ini, Ganjar menyebut pengungsian sudah ada di Kota Pekalongan dan Kabupaten Kudus, serta beberapa wilayah di Kota Semarang juga sudah ditangani.

“Kondisi pengungsian saya minta dibuat di tempat yang lebih lega. Karena ini lagi COVID-19, harus disiapkan agar semuanya aman. Saya minta semua siaga satu,” tegas Ganjar.

Sementara itu, pihaknya sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak seperti BBWS, PSDA (Pengelola Sumber Daya Air) dan daerah terdampak banjir untuk bersiaga dan memastikan semua pompa berjalan.

Terkait transportasi publik yang terdampak, Ganjar mengatakan bandara Internasional Ahmad Yani sudah mengoptimalkan 43 pompa yang ada, namun tidak bisa menyerap genangan dengan cepat sebab tempat pembuangan air juga tinggi.

“Maka kondisi ini membutuhkan tindakan ekstra, meski sampai pukul 15.00 WIB saya dilapori bahwa genangan di runway sudah surut, namun di taxy way belum. Maka diputuskan arus penerbangan dipindahkan ke Solo,” jelas Ganjar.

Termasuk perjalanan kereta api yang juga terhambat, Ganjar mengatakan pihak PT Kereta Api Indonesia sudah berkoordinasi untuk mengelola dan meindahkan jalur-jalur yang lebih aman.

“Kami koordinasi terus menerus, dan saya terus memantau perkembangannya,” tandas Ganjar.(Humas Prov Jateng/PN)

Posted in
art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Sejumlah SMP & SMA Di Jakarta Apresiasi Vaksinasi Yang Diadakan Partai NasDem

July 28, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Hari ke – 25 Partai NasDem bantu pemerintah mengadakan vaksinasi gratis di lima titik DKI Jakarta, Sejumlah Sekolah baik Sekolah Menengah […]

Menkominfo Apresiasi Windy Cantika Rebut Medali Pertama Bagi Indonesia

July 27, 2021

Atlet Angkat Besi, Windy Cantika Aisah POJOK NUSANTARA – Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi atlet angkat besi, Windy Cantika Aisah, yang […]

Gubernur Jateng Pastikan Masyarakat Terima Bansos Disaat PPKM Darurat Diberlakukan

July 27, 2021

Gubernur Jawa Tengah (Foto:Humas Jateng) POJOK NUSANTARA – Semarang, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta semua pihak memastikan bantuan sosial untuk masyarakat segera disalurkan menyusul […]

Presiden Jokowi: PPKM Level 4 Dilanjutkan, Menyesuaikan Di Sejumlah Sektor

July 27, 2021

POJOK NUSANTARA -Jakarta, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 […]

Kasatreskrim Polres Malaka: Terkait Laporan Wartawan SI Sedang Berproses

July 26, 2021

Kasatreskrim Polres Malaka, Iptu Jamari, S.H., M.H POJOK NUSANTARA – Betun, Kasus kekerasan terhadap Araksi NTT dan penghinaan serta menghalang – halangi tugas jurnalis oleh […]

ads
ads
ads