Pemprov Jabar Putarbalik 22 Ribu Kendaraan Pemudik

May 13, 2021 / pojoknus
berita_1620395320

POJOK NUSANTARA -KOTA BANDUNG, Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar balik 22.000 kendaraan kembali ke kota asal. Petugas total sudah memeriksa 64.000 kendaraan di 158 titik penyekatan seperti batas kota, gerbang tol, dan jalan – jalan tikus.

“Sudah 22.000 (kendaraan) diputarbalikkan karena ketahuan curi-curi mudik,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai Rapat Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, proses pelarangan mudik sangat dinamis. Imbas adanya pemberitaan terjadinya penumpukan di berbagai daerah tujuan mudik.

“Dan hikmahnya hari ini lalu lintas lebih lengang. Karena pemberitaan terjadinya dinamika luar biasa kemarin membuat yang mau mudik mengurungkan niat,” tuturnya.

Sementara itu, terkait mudik lokal atau aglomerasi, Kang Emil—sapaan Ridwan Kamil— menuturkan hanya mengizinkan kegiatan produktivitas saja.

“Sudah diputuskan aglomerasi itu diizinkan hanya kegiatan produktivitas, orang tinggal di Cimahi kerja di Bandung tidak akan dirazia, tidak akan disekat, tetapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mudik,” tegasnya.

Untuk meminimalisasi pemudik yang mengaku bekerja di wilayah aglomerasi, Gubernur telah meminta Satgas COVID-19 Jabar untuk melakukan upaya penindakan di titik penyekatan.

“Kami dari Satgas akan melakukan upaya, juga memilah orang yang terlihat membawa perbekalan gaya mau mudik itu kita larang. Intinya mudik kita larang, tidak ada istilah mudik lokal. Kita koreksi. Semua jenis mudik. Itu juga dilarang,” tegasnya.

Apabila kedapatan ada yang mendahului mudik sebelum penyekatan, kata Gubernur, PPKM Mikro jadi andalan. Nanti para pemudik tersebut akan dikarantina selama lima hari. “Maka di kampungnya isolasi mandiri, itu menjadi andalan kita untuk memastikan tidak adanya penyebaran,” ucap Kang Emil.

*Dua Zona Merah*
MEMASUKI PPKM Mikro tahap ketujuh 4-17 Mei 2021, Jawa Barat memiliki dua zona merah yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Gubernur Ridwan Kamil meminta kepala daerah bersama forkopimda dua derah tersebut bekerja keras dalam satu minggu ini untuk menurunkan kasus COVID-19. “Semoga itu bisa berlangsung dengan baik,” harapnya.

Meski zona merah muncul kembali, namun tingkat keterisian rumah sakit (BOR) per minggu ini 36,32 persen. Ini menjadi sejarah karena pada 2020 rata – rata BOR di angka 50-60 persen.

“Kasus membuktikan tiap libur panjang rumah sakit lompat ke 80 persen. Sekarang keterisiannya hanya 30 persen, itu menandakan tren turun ini harus kita jaga dengan baik. Kami juga sama agar tahun depan bisa mudik,” tambahnya.

Demi menyemangati kinjera TNI dan Polri yang bertugas di lapangan secara luar biasa, Gubernur bersama forkopimda akan meninjau beberapa titik penyekatan mudik.

“Kami hari senin akan bersama-sama menyemangati TNI dan Polri yang bertugas. Saya bayangkan sangat berat dan sulit karena bersamaan dengan ibadah puasa,” katanya.

Gubernur mengimbau masyarakat tidak memaksakan mudik dan bersabar dengan taat aturan pemerintah, agar keluarga di rumah tetap aman karena pandemi belum berakhir.

“Kami ingatkan ke masyarakat jangan memaksakan diri. Taat pada aturan. Semata-mata kami bukan melarang kemuliaan mudik bertemu orang tua, tapi situasi pandemi belum terkendali,” tutupnya.

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Provinsi Jabar

art1

Jangan Lewatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

RS Panti Rapih Kelola Sampah Anorganik Bersama Rapel

June 21, 2021

RS Panti Rapih (RSPR) merupakan salah satu rumah sakit terbesar dan tertua di Kota Yogyakarta. Dengan sekitar 1800 staf dan karyawan, berbagai aktifitas di dalam […]

Perkuat UMKM Lokal, Menteri Johnny: Kominfo Percepat Bangun Infrastruktur TIK

June 19, 2021

POJOK NUSANTARA – Labuan Bajo,Pemerintah melakukan pecepatan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk mendorong penguatan branding produk-produk artisan lokal melalui pemanfaatan berbagai platform digital, […]

Tasyakuran Mengawali Pembukaan Kantor & Showroom Rapel Solo

June 18, 2021

Tim Rapel Solo POJOK NUSANTARA – Solo, Pengguna aplikasi Rapel (Rapel.id) dan kolektor di wilayah Solo Raya hingga saat ini cukup banyak dan terus bertambah. […]

Menkominfo: Optimasi Ekonomi Digital, Pemerintah Fasilitasi & Ajak Kolaborasi Ekosistem

June 18, 2021

POJOK NUSANTARA – Jakarta, Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital secara menyeluruh untuk terwujudnya potensi nilai ekonomi di Indonesia yang lebih baik. Menteri Komunikasi dan […]

Pemuda Katolik Komcab Tegal Laksanakan MAPENTA & MUSKOMCAB

June 17, 2021

POJOK NUSANTARA – TEGAL, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tegal, menggelar Masa penerimaan anggota (Mapenta) sekaligus Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) di Aula Karya Kasih, Gereja Hati […]

ads
ads
ads